Setelah mendapatkan kartu pink yang manis aku tersenyum, tertera nama teman kuliahku ervianah dan rohman, Subhanallah bahagianya… aku dapatkan kartu ini lagi, baru minggu kemarin aku dapatkan kartu yang sama dari temanku yang sejur tapi beda kelas, sekarang dari teman sekelasku. Dan sebentar lagi dua sahabatku yang katanya merekapun akan menyusul kebahagian itu bulan depan dan belum lagi kabar temanku lainnya.
Subhanallah… kalimat itulah yang selalu terungkap dari mulutku, Mahasuci engkau ya Allah aku tidak habis pikir mereka memiliki i’tiqot yang luarbiasa, mereka mengambil keputusan yang Allah muliakan pada saat mereka sedang menuntut ilmu. Kuliah kerja dan menikah adalah ibadah yang disukai Allah. Kagum, itulah kata yang pantas kuucap untuk teman-temanku yang memiliki keputusan menikah muda dan merekapun sedang dalam peroses menuntut ilmu. Keputusan yang tangguh dan tanggung jawab yang luar biasa. Mereka mengamalkan hadist Nabi yang diriwayatkan Bukhori&Muslim yang ungkapanya menganjurkan kepada pemuda,
“Barangsiapa diantara kamu memiliki kemampuan, maka hendaklah ia menikah, karna sesungguhnya pernikahan itu lebih menjaga mata dan lebih membentengi kehormatan. Dan barangsiapa yang tidak sanggup, maka baginya puasa agar bisa menahan diri.”
Subhanalloh, Pemuda pemudi mana atau ikhwan akhwat mana yang tidak tergiur dengan janji Allah, yang mana pernikahan itu lebih menjaga mata mereka dari berbuat maksiat, melihat hal-hal yang harom. Dan membentengi kehormatan mereka dari fitnah-fitnah yang mengandrungi mereka ketika melajang, apa yang tidak menjadi fitnah bagi wanita yang lajang ketika ia berjalan dengan laki-laki yang bukan muhrimnya? Adalah sikap para tetangga dan teman-teman sejawat dengan omongan dan tingkah laku mereka yang membuat kita tutup mata karna malu.
Adakah kita merasa berdosa dengan hal itu? Oleh sebab itu Allah memberi solusi bagi yang belum mampu untuk berpuasa, agar mereka bisa menahan diri berbuat maksiat kepada Allah.
” Dan di antara tanda-tanda kebesaran-Nya adalah menjadikan untukmu pasangan-pasangan dari jenismu sendiri(manusia) supaya kamu cenderung dan merasa tentram terhadapnya dan dijalinnya rasa kasih dan sayang (antara kamu sepasang). Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.(Qs. Rum 30:21)
Ada harapan diri pribadi yang sangat mendalam agar aku dapat lebih menjaga mata dan membentengi kehormatan untuk sesegera mungkin, tapi aku percaya Allah inginkan aku dapati pasangan yang terbaik, sehingga aku harus menjadikan diriku pribadi yang baik dan sholehah terlebih dulu, tentunya.
Harapanku menikah untuk ibadah menggapai Ridho dan ampunan-Nya.
Amiiinnnn....