Wanita adalah makluh Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang telah dimuliakan
kedudukannya. Dalam pandangan Islam, wanita tak sembarangan bisa
diperlakukan. Dimasa kini, wanita yang telah dimuliakan drajatnya pun
telah salah langkah. Banyak para remaja terlupakan bagaimana Allah telah
memuliakan wanita.
Ingatlah betapa mulianya Sang IBU, sampai-sampai Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam besabda:
Dari
Abu Hurairah ra., ia berkata: Seorang laki-laki datang menemui
Rasulullah saw dan bertanya kepada beliau, Wahai Rasulullah, siapakah
manusia yang paling berhak aku pergauli? Beliau menjawab, Ibumu! Ia
bertanya lagi, Lalu siapa?Rasul menjawab lagi, Ibumu! Ia balik
bertanya, Siapa lagi? Rasul kembali menjawab, Ibumu! Ia kembali
bertanya, Lalu siapa lagi? Beliau menjawab, Bapakmu!
[Dikeluarkan oleh Asy-Syaikhani Bukhari-Muslim
betapa mulianya lah sang ibu...
Ada pun firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala :
Hai
Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan
isteri-isteri orang mu'min: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya*)
ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah
untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang.
*)= Jilbab ialah sejenis baju kurung yang lapang yang dapat menutup kepala, muka dan dada.
Ini
adalah suatu tanda dimana wanita begitu dijaga kemuliannya. Tapi
disaman kini, wanita malah tak bersyukur dengan apa yang Allah tetap kan
kepadanya.
Cobalah kita berfikir, wanita dalam ajaran ISLAM,
jangankan untuk di sentuh auratnya ataupun tangannya dengan yang bukan
mahramnya MELIHAT auratnya wanita saja tidak boleh. Disini betapa
bernilainya sang Wanita, tak sembarang orang yang bisa melihat apalagi
menyentuhnya.
Tapi kini? Anak-anak di zaman kini, para remaja
khususnya, telah berlomba-lomba membuka aurat dan begitu gampangnya
untuk disentuh lelaki yang bukan mahramnya. Mereka telah menyia-nyiakan
kemuliaan yang Allah Subhanahu Wa Ta'ala beri.
Yaa Allah, sadarkan
saudara AKHWAT untuk selalu menjaga hijabnya. Betapa mulianya wanita
dengan hijab/jilbab itu. Dan Aurat itu adalah akar kata dari aib yang
harus ditutup.
Betapa banyak dosa kita ini mengenai masalah hijab
yang telah hilang dimasa kini, Astagfirullah. Betapa banyak dosa-dosa
layaknya saling memanen dosa disaat sang wanita mempertontonkan auratnya
dan sang lelaki melihatnya.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa
sallam besabda : " Semua anak Adam juru salah....., dan sebaik-baiknya
orang-orang salah itu, yang cepat bertaubat."
Yaa Allah sadarkan
lah para Wanita, betapa ia telah kau Muliakan dengan sebuah Hijab/Jilbab
itu. Semoga hati mereka tersentuh untuk memuliakan dirinya dengan
menggunakan Jilbab.
Amiin ..
Wallahu'alam Bissawab.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar Yukk!!!