Assalamualaikum.....

kupu2

My Site

Hi Ahlan Wasahlan, You are welcome to my site.....


Selasa, 01 Maret 2011

Proposal Pernikahan

Latar Belakang
Ibu dan Ayahku tersayang,
Semoga Allah selalu memberkahi langkah-langkah kita dan tidak putus-putus memberikan nikmat-Nya kepada kita.

Ibu dan Ayah,
Sebagai hamba Allah, anakmu ini telah diberi berbagai nikmat. Diantaranya adalah fitrah kebutuhan biologis, saling membutuhkan terhadap lawan jenis. Fitrah merupakan pemberian Allah yang telah melekat secara inheren dengan kehidupan manusia itu sendiri. Hanyalah kehancuran yang didapatkan jika manusia melanggar fitrah pemberian Allah itu. Sungguh, kebutuhan ini wajar bagi manusia normal, selain untuk kebahagiaaan manusia itu sendiri.

Ibu dan Ayahku,

Melihat kehidupan remaja dewasa ini sungguh amat memprihatinkan. Mereka seolah tanpa sadar melakukan perbuatan-perbuatan maksiat kepada Allah. Seolah-olah, dikepala mereka yang ada hanya pikiran-pikiran yang mengarah kepada kebahagiaan semu dan sesaat. Belum lagi kalau ditanyakan kepada mereka tentang menikah. "Saya nggak sempat mikirin kawin, sibuk sih, lagian saya masih ngumpulin barang dulu," begitu kata sebagian mereka. Padahal, kurang apa sih mereka. Wallahu a'lam, mudah-mudahan saja mereka bisa bertahan
untuk tidak berbuat maksiat.

Ibu dan Ayahku tersayang,
Bercerita tentang pergaulan remaja umumnya, rasanya tidak cukup tinta ini untuk ditorehkan. Setiap saya menulis peristiwa remaja, pada saat yang sama, terjadi pula peristiwa baru yang menuntut perhatian kita.

Ibu dan Ayahku,
Inilah antara lain yang melatarbelakangi anakmu ini untuk segera menikah.

Dasar Pemikiran
"Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan mengkayakan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) dan Maha Mengetahui." (QS. 24:32) "Dan segala sesuatu kami jadikan berjodoh-jodohan, agar sekalian kamu berpikir." (QS. 51:49)

Jika manusia belum hidup bersama pasangannya, berarti hidupnya akan timpang dan tidak berjalan sesuai dengan ketetapan Allah SWT. Dan orang yang menikah berarti melengkapi agamanya, sabda Rasulullah SAW : "Barangsiapa diberi Allah seorang isteri shalihah, sesungguhnya telah ditolong separuh agamanya. Dan hendaklah bertaqwa kepada Allah separuh lainnya." (Al-Hadits)

Anjuran-anjuran Rasulullah untuk Menikah
Rasulullah bersabda : "Nikah itu sunnahku, barangsiapa yang tidak suka, bukan golonganku!" (Al-Hadits). "Tiga golongan yang berhak ditolong oleh Allah SWT :

a. Pejuang dijalan Allah.
b. Budak yang menebus dirinya dari tuannya.
c. Pemuda yang menikah karena mau menjauhkan dirinya dari yang haram." (Al-Hadits)
"Hai golongan pemuda! Bila diantara kamu ada yang mampu menikah hendaklah ia nikah, karena nanti mata akan lebih terjaga dan kemaluan akan lebih terpelihara." (Al-Hadits)

Akibat-akibat Menunda atau Mempersulit Pernikahan
1. Kerusakan dan kehancuran moral akibat pacaran dan free sex.
2. Tertunda lahirnya generasi penerus risalah.
3. Tidak tenangnya ruhani dan perasaan, karena Allah baru memberi ketenangan dan kasih saying bagi orang yang menikah.
4. Menanggung dosa di akhirat kelak, karena tidak dikerjakannya kewajiban menikah saat syarat yang Allah dan Rasul-Nya tetapkan, terpenuhi.

Namun umumnya yang terjadi dimasyarakat di seputar pernikahan sebagai berikut ini :
* Status yang mulia bukan lagi yang taqwa, melainkan gelar yang disandang : Ir, Dr, SE, SH, dsb.
* Pesta pernikahan mestilah wah...,karena merupakan prestise tersendiri, bukan diselenggarakan ke-tawadhu-an sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
* Pernikahan dianggap penghalang untuk menyenangkan orang tua.
* Pernikahan hendaklah dilandasi semata-mata hanya mencari ridha Allah dan Rasul-Nya. Bukan dicampuri dengan harapan ridha dari manusia (sanjungan, tidak enak, apa kata orang).
* Yakinlah...! Bila Allah ridha terhadap apa yang kita kerjakan, maka kita akan selamat di dunia dan di akhirat kelak.

Tujuan Pernikahan
1. Melaksanakan perintah Allah dan Sunnah Rasul.
2. Melanjutkan generasi muslim sebagai pengemban risalah Islam.
3. Mendapatkan cinta dan kasih saying.
4. Agar kaya (sebaik-baik kekayaan adalah isteri yang shalihat).

Kesiapan Pribadi
1. Kondisi Qalb yang sudah mantap (setelah istikharah).
2. Termasuk wajib nikah (sulit untuk shaum).
3. Secara materi, siap.

Penutup
Ibu dan Ayah,
Demikianlah proposal ini diajukan anakmu. Semoga Ibu dan Ayah memahami keinginan anakmu ini. Atas bantuan dan do'a dari Ibu dan Ayah, anakmu mengucapkan "Jazakumullah khairan katsiira."

Anakmu...

1 komentar:

Komentar Yukk!!!